Kevin Aprillio.
O comerciante Forex sugere asal Indonésia.
Kevin Aprillio dan Bisnis Forex.
Artikel menarik lainnya.
8 comentários.
082191260867 haeril anwar.
Silahkan pilih jenis akun nya.
Baru tahu! ternyata mas kelvin adalah seorang trder forex!
Lha mas kevin itukan artis, modalnya gede jadi ya wajar kalau bisa dapat lucro gede. forex sebenarnya penuh dengan resiko makanya untuk trading di octafx saya perlu punya habilidade yang baik dengan memanfaatkan akun demo agar bisa meminimalsiri resiko dengan baik.
Saya belum negociante da plataforma de menemukan yang lebih baik daripada yang ditawarkan por telefone FXB Trading. Situs webnya dan tim layanan pendukung kualitas pelanggannya telah mendapatkan kepercayaan sekaligus penghargaan dari banyak pedagang. Corretor Layanan ini terkenal dengan urusan yang sah dan pemisahan dana yang aman. Perdagangan desenhou sederhana di tempat ini dan ada banyak fleksibilitas yang ditawarkan pada pembukaan posisi.
Profil Trader Sukses Indonésia: Desmond Wira - Serius Tapi Santai.
Desmond Wira adalah salah seorang figur trader Indonésia yang juga dikenal produktif menulis buku mengenai trading saham dan investasi. Juruscuan merupakan situs interaktif asuhan pria yang berdomisili di Bogor tersebut sebagai wadah bagi para comerciante Indonésia untuk berbagi pengalaman dan belajar bagi trader pemula.
Meski cenderung bertrading saham, namun Desmond Wira juga bertrading forex danilândia e pandangan yang menarik tentang trading forex dan saham. Apa saja? Simak hasil wawancara lengkap Seputar Forex dengan sosok trader sukses Indonésia berikut ini.
Berawal Dari Pojok Saham UI.
Ketertarikan Desmond Wira kepada dunia negociando berawal pada tahun 1997, dimana saat itu dirinya sedang menempuh pendidikan untuk jenjang Magister di bidang Marketing Universitas Indonésia. Kala itu, banyak mahasiswa yang berkerumun di depan sebuah komputer dan berseru-seru ramai.
Mengapa Lebih Suka Trading Saham Daripada Trading Forex?
Desmond Wira mengakui bahwa dirinya memang lebih menekuni trading saham dibanding trading forex meskipun sebenarnya ia melakoni trading di kedua sektor tersebut. Mengapa?
Jam buka pasar saham Indonésia yang sama dengan jam kerja dan hari kerja perkantoran pada umumnya, membuat penulis buku Jurus Cuan Online Forex Trading ini bisa mengatur jadwal kerjanya secara lebih efektif dan efisien.
"Leverage di saham kan 1: 1, jadi kalaupun rugi, masih bisa ter-cover. Lah kalau forex kan 1: 100, bisa cepet mati akunnya kalau belum mahir," katanya.
Lalu bagaimana Desmond Wira membagi waktu antara trading saham dengan trading forexnya?
Dilihat saja mana yang sedang sepi. Mercado de Kalau saham sedang bearish, katanya, ia akan pindah ke trading forex. Begitu pula sebaliknya. Lagipula, Desmond Wira lebih suka bertrading di sesi Eropa, karena trading pada sesi Ásia - yang pagi hari - cenderung flat dan kurang banyak pergerakan. Oleh karena itu, waktu pagi sampai sore ia gunakan untuk bertrading saham, dan sisanya baru bertrading forex.
Di Indonesia, Trading Forex Lebih Diminati Daripada Saham.
Dibandingkan trading saham, penulis yang sudah memproduksi 8 judul buku ini mengatakan bahwa trading forex lebih diminati di Indonesia. Mengapa? Mengingat sifat trader Indonésia yang kebanyakan suka yang simpel-simpel dan instan.
Artinya, dunia trading forex - terutama zaman sekarang - sudah dibanjiri oleh corretor-corretor luar negeri yang menawarkan persyaratan buka akun trading dengan sangat mudah. Sedangkan untuk membuka akun saham, banyak sekali persyaratan-persyaratan dan dokumen pendaftaran yang harus disediakan, meskipun sebenarnya trading saham lebih renda risikonya daripada trading forex.
Jatuh Bangun Desmond Wira Di Dunia Trading.
Kebanyakan orang hanya tergiur saat melihat seseorang sudah mencapai kesuksesan, padahal, sebelumnya, orang-orang sukses hampir selalu berakit-rakit dahulu, berenang-renang ke tepian. Tak terkecuali Desmond Wira. Menjadi seorang, comerciante em tempo integral, empresário, empresário, empresário, empresário, empresário, empresário, empresário, empresário, empresário.
Namun syukurlah ada seorang kawannya yang berbaik hati memberikan "tumpangan" untuk bertrading menggunakan rekening sahamnya. Desmond Wira mengawali debut trading sahamnya dengan segala kerepotan seorang comerciante yang nebeng rekening orang.
Strategi Trading Yang "Jadul"
Desmond Wira tak memasang strategi yang muluk-muluk untuk tradingnya. Malah menurutnya, strategi tradingnya cenderung jadul (jaman dulu. red). Untuk indikator, ia menggunakan MA, membaca pola candle e volume trading saja. Ada tiga hal yang ia tegaskan dalam bertrading:
Seminário Pemateri Seminário Tapi Jarang Ikut.
Secara khusus, Desmond Wira mengaku tidak mengidolakan seorang comerciante tertentu. Hanya saja, terkadang i sering menggunakan konsep trading dari Alexander Elder. Sedangkan saat ditanya, apakah bergabung dalam sebuah komunitas trading, Desmond Wira menjawab tidak. Ia merupakan pribadi yang lebih aproveite melakukan pekerjaannya secara individual, belajar sendiri dan mencoba sendiri. Berkumpul dengan banyak orang menurutnya hanya akan membuat "sobrecarga" informasi de "ruidoso".
Apabila menemui pertanyaan atau kendala, Desmond Wira lebih suka mencari jawabannya melalui buku referensi trading dalam atau luar negeri. Begitupula dalam hal seminário de negociação, pria kelahiran Solo, Jawa Tengah ini hampir tak pernah mengikuti seminário de negociação. Lucunya, setelah sudah pro seperti sekarang, dirinya malah sering diundang untuk menjadi pembicara dalam seminário.
Nyantai Aja! Comerciante Sukses Harus Pandai Bersyukur.
Menurut Desmond Wira, comerciante seorang dapat dikatakan sukses jika ia sudah berhasil "batendo o mercado". Hasilnya bisa di atas alvo, khususnya dalam trading saham bila dibandingkan dengan IHSG. Dalam bertrading saham, Desmond Wira pantang bertrading saham gorengan dan lebih memilih saham-saham blue chip.
Asah Kapak Tajam-Tajam Sebelum Menebang.
Untuk comerciante pemula, Desmond Wira berpesan agar terlebih dahulu memiliki pengetahuan yang benar dari sumber yang benar sebelum bertrading. Meski sepele, hal itu penting daripada akun hancur karena ilmu yang terombang-ambing. Analoginya seperti "menajamkan kapak sebelum menebang", tak masalah membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengasah, tetapi langsung efektif saat digunakan untuk eksekusi.
Kedua, empresa de comércio de dengan instrumen yang sesuai. Ibarat pertandingan tinju, kelas bulu jangan dulu bertanding lawan kelas berat. Jika Anda masih pemula, pilihlah instrumen trading eang umum-umum saja dulu, jangan merambah-merambah ke komoditas dulu jika belum punya ilmunya. "Untuk pemula disanankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah lucro konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas," kata Desmond Wira.
Tertarik mengikuti kisah sukses comerciante Indonésia? Selain Desmond Wira, ada juga ulasan tentang figur lokal lain yang bisa menjadi inspirasi. Siapakah ia? Temukan jawabannya dalam artikel Sigit Purnomo: Sang Ninjaa Trader Forex Sukses Anti "Lebay".
No comments:
Post a Comment